Studi Observasi Tata Laksana Induksi Dengan Kejadian Perdarahan Post Partum Pada Persalinan Pervaginam Presentasi Kepala Di RSUD Gambiran Kediri

  • Nur Yeny Hidajaturrokhmah Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia
  • Miftahul Jannah Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia
Keywords: Tata Laksana Induksi, Persalinan Pervaginam Presentasi Kepala, Perdarahan Post Partum

Abstract

Perdarahan post partum penyebab utama kematian ibu di negara berkembang. Salah satu faktor penyebabnya adalah tindakan induksi persalinan (oksitosin drip). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tata laksana induksi dengan kejadian perdarahan post partum pada persalinan pervaginam presentasi kepala di RSUD Gambiran Kediri. Hasil penelitian menunjukkan tata laksana induksi (oksitosin drip) bahwa setengahnya yakni 15 responden (50%) diinduksi tata laksana induksi (oksitosin drip) dan 15 responden (50%) tidak diinduksi tata laksana induksi (oksitosin drip). Serta sebagian besar yakni 17 responden (56,7%) terjadi perdarahan post partum. Hasil analisis menggunakan Chi-Square menunjukkan p-value 0,010 yang kurang dari α (0,05) yang berarti ada hubungan tata laksana induksi dengan kejadian perdarahan post partum persalinan pervaginam presentasi kepala di RSUD Gambiran Kediri. Induksi persalinan (oksitosin drip) dapat meningkatkan kontraksi uterus lebih sering dan kuat

Published
2021-09-15
How to Cite
Hidajaturrokhmah, N., & Jannah, M. (2021). Studi Observasi Tata Laksana Induksi Dengan Kejadian Perdarahan Post Partum Pada Persalinan Pervaginam Presentasi Kepala Di RSUD Gambiran Kediri. Journal for Quality in Women’s Health, 4(2), 183–190. https://doi.org/10.30994/jqwh.v4i2.135