Analisis Kemampuan Aplikasi Metode Kalender Keluarga Berencana Wanita Usia Subur (WUS) Dalam Menentukan Masa Subur Di Puskesmas Balowerti Kota Kediri

  • Erma Retnaningtyas Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia
  • Fitri Astutik Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia
  • Anisa Fajar Wati Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia
  • Sariyati Malo Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia
Keywords: Pengetahuan, Penentuan Masa Subur, Aplikasi Keluarga Berencana

Abstract

Bagi yang menginginkan kehamilan, masa subur biasa dijadikan patokan untuk melakukan hubungan seksual karena saat ini ovulasi sedang tejadi sehingga kemungkinan hamil sangat besar. Desain penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 60 wus dengan menggunakan teknik accidental sampling diperoleh responden 52 responden. Hasil penelitian pada 52 responden didapatkan hampir setengah dari responden berpengetahuan kurang sebanyak 24 orang (46,2 %), hampir sebagian besar dari responden tidak dapat menentukan masa subur sebanyak 32 orang (61,5 %), sebagian besar dari responden tidak dapat melaksanakan aplikasi keluarga berencana  sebanyak 36 orang (69,2 %). Hasil analisa dengan uji regresi logistic didapatkan penentuan masa subur dengan nilai p-value sebesar 0,000 atau < 0,05 dan pengetahuan dengan nilai p-value sebesar 0,000 atau < 0,05 sehingga Hı diterima dan Hօ ditolak yang artinya ada hubungan antara penentuan masa subur dan tingkat pengetahuan dengan aplikasi keluarga berencana.

Published
2020-03-15
How to Cite
Retnaningtyas, E., Astutik, F., Wati, A., & Malo, S. (2020). Analisis Kemampuan Aplikasi Metode Kalender Keluarga Berencana Wanita Usia Subur (WUS) Dalam Menentukan Masa Subur Di Puskesmas Balowerti Kota Kediri. Journal for Quality in Women’s Health, 3(1), 44-49. https://doi.org/10.30994/jqwh.v3i1.48