Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pijat Payudara terhadap Produksi ASI Ibu Postpartum di RB Citra Lestari Kecamatan Bojonggede Kota Bogor Tahun 2018

  • Triana Indrayani Universitas Nasional
  • Anggita PH
Keywords: Pijat Oksitosin, Pijat Payudara, Ibu Postpartum, Produksi ASI

Abstract

Latar Belakang: Bayi yang diberi susu selain ASI, mempunyai risiko 17 kali lebih mengalami diare dan tiga sampai empat kali lebih besar kemungkinan terkena ISPA dibandingkan dengan bayi yang mendapatkan ASI. Banyak permasalahan yang ditemukan pada ibu menyusui antara lain: ibu merasa bahwa ASInya tidak cukup dan ASI tidak keluar. Berdasarkan studi pendahulun yang telah dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi pada 5 orang ibu postpartum spontan di ruang nifas. Dengan hasil bahwa 3 ibu nifas primipara mengatakan bayi telah berhasil dilakuakan IMD akan tetapi setelah 2 jam postpartum ASI tidak kelua. Sedangkan 2 ibu multipara yang mengatakan telah mengalami pengeluaran ASI saat usia kehamilan 37 minggu. Masalah pengeluaran ASI tidak lancar terjadi pada ibu primipara hari pertama dan kedua. 

Published
2019-03-05
How to Cite
Indrayani, T., & PH, A. (2019). Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pijat Payudara terhadap Produksi ASI Ibu Postpartum di RB Citra Lestari Kecamatan Bojonggede Kota Bogor Tahun 2018. Journal for Quality in Women’s Health, 2(1), 65-73. Retrieved from https://jqwh.org/index.php/JQWH/article/view/30